2014/03/30
Saya melihat iklan di televisi muncul imbauan kepada publik untuk menjadi suporter atau sukarelawan menyisir sampah yang berserakan. Seketika saya sempat meragukan aksi ini, untuk apa? Bukan kah mulungi sampah itu kerjaan yang hina? Dan untuk apa ada Dinas Pekerjaan Umum, kalau masyarakat juga masih harus membantu?
Pada 29 Maret itu akhirnya puluhan ribu anak sekolah dan masyarakat melakukan penyisiran lingkungan memunguti sampah. Penyelenggara merasa puas dengan partisipasi dan hasil pengumpulannya.
2014/03/28
Musim Semi, Pejantan Unjuk Kebolehan Demi Keturunan
Menyaksikan foto indah musim semi, membangkitkan semangat mengamati tanda-tanda alam. Serbalanda merasakan perubahan di sekeliling. Suara burung berkicau!
Musim semi secara resmi dimulai tanggal 20 Maret. Pagi ini, ketika musim semi berusia sepekan Serbalanda mendengar suara kicauan burung di pohon depan rumah. Suara saling bersautan itu sering muncul beberapa hari ini. Unggas-unggas itu sedang berbenah menyiapkan regenerasi.
Gambar yang dimunculkan Bari Muchtar di laman Facebooknya, mengingatkan Serbalanda lebih teliti mengamati tanda-tanda alam. Rekaman suara burung bisa kita dengarkan di bawah ini:
Burung-burung pejantan ini memperdengarkan kicau suara merdunya, untuk menarik betina yang bersedia menjadi rekanan melanjutkan keturunan. Atau kasarnya pejantan itu jual diri demi keturunan. Ooh betapa indahnya alam.
2014/03/25
Perempuan Indonesia Ini Memukau di KTT Nuklir
Senin 24 Maret 2014, bukan saja hari sedih tentang Surti Dahlia wanita asal Indonesia penumpang MH370 yang mungkin takkan kembali lagi ke Amsterdam. Di hari yang sama Bernadeta Astari, soprano Indonesia tampil memukau di depan Barrack Obama dan 90an kepala dan pemimpin negara di KTT Keamanan Nuklir, Den Haag.
Penampilannya meyakinkan, dengan liak-liuk lengan yang lembut dia menampilkan suara khas di lingkaran arena di kelilingi para pemimpin negara dunia yang hadir di Den Haag. Dengan permainan cahaya, Deta muncul dari kegelapan di depan Barrack Obama, Presiden Tiongkok, Xi Jinping dll. Saksikan video di bawah ini:
Suara memukau Deta masih sama seperti tahun 2007, ketika Serbalanda pertama kali berjumpa dan mewawancarai untuk acara Kamera di Radio Nederland. Deta mahasiswi konservatorium datang ke Belanda berkat beasiswa dari berbagai institusi pada tahun 2006 tiba di Belanda.
Gadis kelahiran Jakarta ini tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya. Di kota Utrecht dia langsung membaur dengan rekan sesama mahasiswa Indonesia di Belanda Tengah. Didukung karekternya yang rendah diri dan selalu sopan, soprano ini disukai baik di Conservatorium maupun di kalangan teman.
Setahun kedatangannya ke Belanda, Deta sudah menarik perhatian dunia musik klassik Belanda. Tahun 2007 dia menyambar hadiah Prinses Christina Concours.
Tahun 2012 Bernadeta merampungkan studi di Conservatorium dengan predikat cum laude. Dan di tahun yang sama ia meraih berbagai penghargaan:
- The Dutch Classical Talent Tour & Award,
- The Radio-4 prijs Dutch Classical Talent Award
- De Prijs van de Provincie Noord-Brabant op het 49e Internationale Vocalisten Concours in ’s Hertogenbosch.
Sejak 2009 ia berkolaborasi dengan pianis Jepang, Kanako Inoue. Mereka tampil di berbagai podium de Kleine Zaal van het Concertgebouw Amsterdam, het Grachtenfestival Amsterdam dan lainnyabaik di Belanda maupun di Indonesia. Bersama Deta dan Kanako merilis cd Perjalanan (Reis).
Tulisan di RNW tentang Deta:
Website Deta:



